Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Ekspose Anggaran 2026: Komitmen Gunakan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

NuraniNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melaksanakan kegiatan Ekspose Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk Tahun Anggaran 2026. Pertemuan strategis ini digelar guna memastikan setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dirancang secara presisi dan tepat sasaran.

​Dalam arahannya, Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa penyusunan kebijakan anggaran tahun 2026 dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab moral yang tinggi kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

​”Saya bersama perangkat daerah terkait berikhtiar menyusun setiap kebijakan dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kita adalah agar anggaran yang telah direncanakan dapat digunakan secara tepat, efektif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudy Susmanto di sela-sela kegiatan ekspose tersebut.

​Fokus pada Efektivitas dan Efisiensi

​Ekspose anggaran ini merupakan bagian dari proses krusial untuk menyinkronkan program kerja setiap SKPD dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Rudy menegaskan bahwa setiap program yang diajukan harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan berdampak langsung pada pelayanan publik.

​Beberapa poin utama yang ditekankan dalam ekspose anggaran kali ini meliputi:

  • ​Ketepatan Sasaran: Memastikan program menyentuh sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur desa.
  • ​Efektivitas Anggaran: Menghindari pemborosan dengan memprioritaskan program yang memiliki daya ungkit ekonomi bagi warga.
  • ​Transparansi: Memastikan seluruh proses perencanaan dapat dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang berlaku.

​Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh kepala SKPD untuk tetap adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Beliau berharap kolaborasi antara TAPD dan perangkat daerah dapat menghasilkan postur APBD 2026 yang sehat dan pro-rakyat.

​”Kita ingin memastikan tidak ada anggaran yang mubazir. Setiap program harus menjawab persoalan yang ada di lapangan,” tegasnya.

​Kegiatan ekspose ini akan terus berlanjut hingga seluruh draf anggaran SKPD selesai ditelaah secara mendalam sebelum nantinya disepakati bersama DPRD Kabupaten Bogor.(***)