Bupati Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor Perkuat Kerja Sama Antarwilayah, Fokus Modernisasi Pengelolaan Sampah Menuju Energi Listrik

 

​NuraniNews – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengadakan pertemuan penting dengan Wakil Wali Kota Bogor, Bapak Jenal Mutaqin, S.H., untuk membahas dua agenda utama yang krusial bagi keberlanjutan lingkungan dan energi di kedua wilayah. Pertemuan ini berfokus pada percepatan implementasi Program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga.

​Kedua pemimpin daerah sepakat bahwa modernisasi pengelolaan persampahan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, efisien, dan ramah lingkungan.

​Mendorong Implementasi PSEL dan Perpanjangan PKS TPA Galuga

​Dalam diskusi tersebut, Bupati Rudy Susmanto menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengoptimalkan pengelolaan persampahan. “Program PSEL adalah solusi transformatif. Ini bukan hanya tentang mengurangi timbunan sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Rudy.

​Di sisi lain, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan pentingnya perpanjangan PKS TPA Galuga. “TPA Galuga telah menjadi bagian vital dari sistem pengelolaan sampah kita. Perpanjangan PKS ini akan memastikan stabilitas dan keberlanjutan layanan persampahan bagi Kota Bogor, sekaligus memberikan waktu untuk integrasi penuh dengan teknologi PSEL di masa depan,” jelas Wakil Wali Kota Jenal.

​Visi Bersama: Sistem Persampahan Modern dan Ramah Lingkungan

​Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat kerja sama antarwilayah. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:

  1. ​Percepatan PSEL: Membentuk tim kerja gabungan untuk mempercepat studi kelayakan dan implementasi teknologi PSEL, dengan target mewujudkan sistem yang modern dan efisien.
  2. ​Kepastian PKS Galuga: Menjamin proses perpanjangan PKS TPA Galuga berjalan lancar demi menjaga operasional persampahan yang optimal.
  3. ​Penguatan Koordinasi: Memperkuat koordinasi teknis antara dinas terkait di Kabupaten dan Kota Bogor untuk mewujudkan sistem persampahan yang terintegrasi dan ramah lingkungan.

​”Kolaborasi antara Kabupaten dan Kota Bogor adalah fondasi untuk mengatasi tantangan persampahan secara regional. Dengan PSEL, kita tidak hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga berkontribusi pada kemandirian energi dan menghadirkan kualitas lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang,” tutup Bupati Rudy Susmanto.(***)