NuraniNews – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan program unggulan Satu Desa Satu Sarjana sebagai langkah strategis membangun desa yang berdaya saing. Program yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto tersebut mulai disosialisasikan di Kecamatan Sukamakmur melalui kegiatan Kampus Fair Sukamakmur.
Sosialisasi disampaikan oleh Ketua APDESI Kecamatan Sukamakmur, Budianto, dan disambut antusias ratusan pelajar SMA dan SMK se-Kecamatan Sukamakmur. Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Sukamakmur ini menjadi ruang inspirasi bagi para siswa untuk mengenal peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Budianto menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemkab Bogor akan merealisasikan program Satu Desa Satu Sarjana dengan dukungan pembiayaan pendidikan. Bantuan tersebut bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor yang difokuskan untuk pengembangan sumber daya manusia desa.
Menurutnya, program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan hingga ke tingkat desa. Setiap desa ditargetkan memiliki minimal satu sarjana yang memperoleh dukungan pendidikan sebagai agen perubahan di wilayahnya.
Budianto juga memotivasi para pelajar agar berani bermimpi dan terus melanjutkan pendidikan. Melalui program Satu Desa Satu Sarjana, Pemkab Bogor berharap lahir generasi unggul yang mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan desa serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara berkelanjutan.







