NuraniNews – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan seluruh ikan yang ditebar dalam kegiatan Ngalokat Cai di Telaga Saat telah disesuaikan dengan prinsip konservasi dan kebutuhan ekosistem setempat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa penebaran ikan dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari pegiat konservasi dan masyarakat. Pemerintah ingin memastikan tidak ada spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

Sebanyak 10.000 indukan dan benih ikan jenis baung, nilem, tawes, dan brida ditebar dengan harapan mampu berkembang biak secara alami di kawasan hulu. Ke depan, program serupa akan dilakukan secara bertahap di lokasi lain sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

Menurut Ajat, keberadaan ikan lokal yang berkembang di hulu akan memberikan manfaat bagi kawasan hilir melalui proses alami aliran sungai. Dengan demikian, upaya konservasi tidak hanya berdampak pada satu lokasi tetapi juga pada keseluruhan ekosistem sungai.

Melalui program ini, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya dalam menjaga keanekaragaman hayati serta mencegah berkurangnya populasi ikan lokal dan endemik di wilayah Kabupaten Bogor.(dan)