NuraniNews – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kecamatan Parung terus memperkuat pelaksanaan normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg di Desa Cogreg. Pekerjaan yang dilakukan secara bertahap tersebut diarahkan untuk menjaga kondisi saluran dan mendukung kelancaran aliran air. Hingga kini, progres normalisasi telah mencapai sekitar 592 meter.

Camat Parung Adhi Nugraha mengatakan, pihaknya rutin melakukan monitoring untuk memastikan pekerjaan berjalan di lapangan. Pemantauan mencakup perkembangan setiap ruas, kondisi saluran, hingga kendala teknis yang membutuhkan penanganan agar pekerjaan dapat kembali dilanjutkan.

Normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg di wilayah Parung dilakukan pada ruas sekitar 2 kilometer, dari depan Sekolah Muhammadiyah sampai Masjid Al Barkah di samping pintu masuk KURI. Setelah berlangsung selama 13 hari, pekerjaan telah mencakup ruas sepanjang 272 meter dari titik nol serta sekitar 300 meter dari Masjid Jami Nur Muhammad Cogreg menuju Masjid Al Barkah.

Pekerjaan saat ini telah mencapai kawasan Perumahan Lembah Bukit Calincing atau LBC. Di lapangan, terdapat kendala kerusakan excavator yang menyebabkan pekerjaan pada titik tertentu harus menunggu proses perbaikan alat. Kecamatan Parung terus memantau kondisi tersebut agar pengerjaan dapat segera kembali berjalan.

Selain saluran sekunder, normalisasi Saluran Irigasi Inlet Setu Cogreg juga terus dilakukan. Dari total sekitar 350 meter, sekitar 300 meter telah dikerjakan secara manual oleh 26 pekerja karena kondisi saluran tidak memungkinkan alat berat masuk. Sisa sekitar 50 meter menuju Setu Cogreg ditargetkan rampung dalam enam hari, dengan monitoring berkelanjutan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.(dan)