NuraniNews – Pemkab Bogor terus mempercepat transformasi digital pemerintahan dengan membangun sistem layanan yang mampu terhubung antar perangkat daerah. Penguatan interoperabilitas melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aplikasi dan data sekaligus memperkuat pelayanan publik.
Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) SPLP yang digelar Diskominfo Kabupaten Bogor di Sukaraja, Selasa (8/9). Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor Ilham menyampaikan, kegiatan ini diharapkan menjadi titik lanjutan dari pemahaman konsep menuju penerapan integrasi secara langsung di lingkungan Pemkab Bogor.
Menurutnya, aplikasi dan data yang berjalan secara terpisah dapat menimbulkan berbagai kendala, termasuk duplikasi sistem dan penginputan data yang berulang. Dengan interoperabilitas, berbagai aplikasi dapat saling berkomunikasi sehingga pertukaran informasi menjadi lebih cepat, efisien, dan mendukung pengambilan keputusan pemerintahan.
Ilham menekankan bahwa penerapan SPLP bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo. Seluruh perangkat daerah harus berperan aktif dengan menyiapkan data yang berkualitas, membangun API yang siap diintegrasikan, serta memastikan sistem yang digunakan memenuhi aspek keamanan dan kebutuhan teknis.
Ia berharap hasil Bimtek dapat segera ditindaklanjuti melalui penentuan layanan prioritas dan pengujian integrasi di masing-masing perangkat daerah. Dengan semakin banyak layanan yang terhubung, Pemkab Bogor optimistis pelayanan informasi dan layanan pemerintahan dapat dilakukan lebih cepat, terpadu, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.(dan)







