NuraniNews – Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penuh pelaksanaan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang digagas BPOM RI bersama Universitas Pertahanan RI (UNHAN). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus UNHAN itu turut melibatkan Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kota Depok. Kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mendukung berbagai program nasional yang berorientasi pada penyelamatan generasi muda. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan melalui edukasi yang masif serta penguatan pengawasan di lingkungan masyarakat.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menilai penyalahgunaan OOT merupakan persoalan serius yang dapat berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa generasi muda harus dilindungi dari berbagai ancaman zat adiktif demi menjaga masa depan bangsa dan ketahanan nasional.

Sebagai tindak lanjut dari aksi nasional tersebut, Balai POM Bogor akan menggencarkan program komunikasi, informasi, dan edukasi ke sekolah-sekolah di wilayah Bogor dan Depok. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta membangun gerakan bersama dalam mencegah penyalahgunaan OOT secara berkelanjutan.(dan)