
NuraniNews – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pemerataan pembangunan dengan memperkuat kawasan Bogor Timur sebagai pusat pertumbuhan baru. Kecamatan Sukamakmur diproyeksikan menjadi salah satu motor ekonomi strategis guna mengurangi kesenjangan antarwilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini didasari masih rendahnya capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut, khususnya di Sukamakmur dan Tanjungsari. Kondisi ini mencerminkan perlunya peningkatan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta penguatan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Bogor mengusung strategi pembangunan terintegrasi berbasis pusat pertumbuhan. Fokus diarahkan pada penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, serta peningkatan kualitas layanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur diharapkan mampu menciptakan efek berganda, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi, terbukanya lapangan kerja, hingga pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kawasan Bogor Timur. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor menggandeng pihak swasta melalui penyerahan lahan seluas 63 hektare yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan infrastruktur pendukung. Dengan optimalisasi aset dan potensi wilayah, Pemkab Bogor optimistis Sukamakmur dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi baru sekaligus memperkuat kesiapan Bogor Timur menjadi daerah otonomi yang mandiri dan berdaya saing.(dan)







