NuraniNews – Kawasan Bomang disiapkan menjadi area yang memiliki beragam fungsi melalui penataan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah Kabupaten Bogor. Prosesnya dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing area.

Koordinator Ketahanan Pangan Bomang, Kapten Inf. Wawan, menjelaskan terdapat sekitar 20 area yang telah dibagi berdasarkan peruntukannya. Area-area tersebut tidak seluruhnya digunakan untuk pertanian karena beberapa bagian memiliki fungsi lain, termasuk hutan kota.

Distanhorbun fokus pada sektor pertanian dan perkebunan, sementara Dinas Perikanan telah menyiapkan fasilitas bioflok. DLH, Dishub, Dispora, hingga sektor ekowisata juga mulai menjalankan penataan sesuai fungsi masing-masing.

Untuk mempercepat pengerjaan, sejumlah alat berat telah dikerahkan. Area 3 menjadi salah satu bagian yang masih membutuhkan penanganan lebih karena memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer, sementara area lainnya terus dikerjakan secara bertahap.

Penataan Bomang juga memperhatikan kondisi alam dan kontur tanah. Sebagian lahan sengaja tidak diratakan karena berfungsi sebagai penahan jalan dan tebing, sehingga pengembangan kawasan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan dan kondisi lapangan.(dan)