NuraniNews – Ada yang menarik dari pengembangan Jalan Bojonggede–Kemang. Di tengah pembangunan infrastruktur, lahan di sepanjang koridor Bomang juga mulai disiapkan menjadi kawasan produktif.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan pembangunan dua lajur Bomang selesai pada 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan flyover pada 2027.
Sambil menunggu seluruh tahapan pembangunan, Pemkab Bogor memilih mengoptimalkan lahan yang belum digunakan. Bersama masyarakat, lahan tersebut mulai dikembangkan melalui integrated farming dan pembentukan kelompok tani.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah untuk mencegah lahan kembali menjadi tempat pembuangan sampah. Area yang sebelumnya dipenuhi semak dan sampah mulai dibersihkan, kemudian diarahkan untuk kegiatan pertanian.
Jadi, Bomang bukan hanya tentang membangun jalan. Ada konektivitas yang diperkuat, lingkungan yang dijaga, dan lahan yang dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.(dan)








